Sabtu, 09 September 2017

Ingredients



Tanaman budidaya bawang putih (Allium sativum; bahasa Inggris: garlic) adalah budidaya tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Cukup banyak peradaban dan bangsa yang ada di muka bumi ini yang memanfaatkan tanaman budidaya bawang putih untuk berbagai kepentingan, baik itu sebagai obat-obatan, maupun sebagai bumbu masakan. Di Indonesia, tanaman budidaya bawang putih masuk melalui jalur perdagangan internasional yang sejak berabad-abad lampau meramaikan bandar-bandar di Indonesia. Dimulai dari daerah pesisir lama-kelamaan meluas ke daerah pedalaman.
Di Indonesia bawang putih dapat tumbuh baik pada dataran tinggi dan dataran rendah, antara lain di Tuwel, Tegal (Jawa Tengah), Bantul dan Gunung Kidul (Yogjakarta).
Varietas tanaman budidaya bawang putih yang banyak di tanam di Indonesia antara lain: lumbu hijau, lumbu kuning, cirebon, tawangmangu, jenis ilocos dari Filipina, dan jenis lokal Thailand. Dari banyak varietas tersebut yang banyak ditanam adalah varietas lumbu hijau dan lumbu kuning.

Kandungan
Kandungan Bawang Putih yang Bermanfaat Sebelum lebih jauh membahas seputar khasiat dan manfaat bawang putih, terlebih dahulu kita akan membahas mengenai kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Di dalam 100 gram bawang putih terkandung beberapa nilai gizi sebagaimana yang tertera pada tabel berikut ini: Kandungan Jumlah / 100 gram Selenium 14, 2 mg Mangan 1,672 mg Seng 1,16 mg (12 %) Sodium 17 mg (1 %) Kalium 401 mg (9 %) Fosfor 153 mg (22 %) Magnesium 25 mg (7 %) Zat besi 1,7 mg (14 %) Kalsium 181 mg (18 %) Vitamin C 31,2 mg (52 %) Folat (B9 Vit) 3 mg (1 %) Vitamin B6 1, 235 (mg %) Asam pantotenat (B 5) 0, 596 mg (12 %) Niacin (vit B3) 0, 7 mg (5 %) Riboflavin (vit. B2) 0, 11 mg (7 %) Thiamnine (Vit. B1) 0,2 mg (15 %) Beta-karoten 5 mg Protein 6,39 Lemak 0,5 Diet serat 2,1 Gula 1,00 Karbohidrat 33, 06 Sumber : USDA Nutrient Database Bawang putih juga mengandung zat aktif alliin dan allicin, keduanya merupakan senyawa sulfur yang bisa menunjang kesehatan tubuh. Manfaat allicin pada bawang putih secara khusus telah diteliti melalui bebagai studi. Para ilmuwan tertarik pada potensi senyawa sulfur yang berasal dari bawang putih tersebut untuk mencegah dan mengobati penyakit kronis dan mematikan, seperti kanker dan penyakit jantung. Manfaat Bawang Putih bagi Kesahatan Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa hampir sebagian besar tanaman alami memiliki khasiat serta kegunaan masing-masing, tak terkecuali dengan bawang putih. Manfaat yang dapat diambil dari mengonsumsi bawang putih tentu saja tak hanya dari sisi kegunaannya dalam hal pelengkap bumbu masak saja. Lebih dari itu bawang putih juga memiliki ragam khasiat jika ditinjau dari sisi kesehatan yang dihasilkannya. Beberapa manfaat bawang putih diantaranya ialah: 1. Sebagai Bahan Dasar Obat Sejak dulu bawang putih dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan. Kandungan allicin di dalamnya sangat berguna untuk dijadikan sebagai bahan dasar obat. bawang putih sebagai bahan obat Allicin berfungsi sebagai zat anti bakteri, selain sebagai salah satu komponen biologis aktif yang paling esensial serta sangat besar kandungannya di dalam bawang putih. Zat ini terbukti memiliki efek yang demikian penting bagi penanggulangan berbagai permasalahan kesehatan seperti menurunkan berat badan, mencegah penyakit hipertensi, mengencerkan darah, sebagai zat anti kanker, sebagai antioksidan, serta zat anti mikroba. 2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Khasiat bawang putih yang telah dibuktikan oleh sejumlah riset menyatakan bahwa bumbu dapur yang satu ini secara efektif mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Bahkan pada jenis tertentu, bawang putih sengaja diolah menjadi bahan bubuk yang secara khusus digunakan sebagai penawar tekanan darah tinggi. 3. Sebagai Antivirus dan Antioksidan yang Baik untuk Tubuh Manfaat bawang putih pada point ini cukup populer yakni sebagai sumber antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Bawang putih juga dikenal mengandung zat anti bakteri dan virus yang mampu melakukan pencegahan terhadap perkembangan jamur, akteri, dan virus cacing. 4. Membantu Mengurangi Kadar Kolesterol Jahat (LDL) Salah satu keunggulan lain dari mengonsumsi bawang putih ialah mampu membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. berdasarkan sejumlah riset yang telah dilakukan, bawang putih mampu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh sebanyak 10 – 15 %. Efek pengurangan kolesterol jahat tentu tidak berimbas pada kolesterol baik (HDL) dalam tubuh anda, sehingga kesehatan anda akan tetap terjaga dengan sangat baik. 5. Membantu Menurunkan Berat Badan Zat anti-inflamasi yang terkandung di dalam bawang putih berfungsi sebagai pengatur sel lemak yang ada pada tubuh. Penyakit obesitas atau kelebihan berat badan dapat terjadi akibat penumpukan lemak yang terjadi secara terus-menerus. Pada tahap ini terjadi proses perubahan pre-adiposit menjadi sel adipocytes (sel-sel lemak) yang disebut sebagai sistem inflamasi. Zat vinylidithiin yang terkandung pada bawang putih mampu menghambat proses inflamasi yang tentu saja sangat baik untuk mencegah penumpukan lemak pada tubuh. 6. Membantu Meringankan Nyeri pada Saat Sakit Gigi Sakit gigi pada umumnya terjadi akibat pembusukan gigi yang terjadi ketika pulpa gigi mengalami peradangan. Selain itu penumpukan nanah akibat infeksi bakteri yang terjadi di dasar gigi juga merupakan faktor utama timbulnya sakit gigi. Bawang putih mengandung zat analgesik yang dapat melawan bakteri-bakteri penyebab sakit gigi. 7. Membantu Meningkatkan Metabolisme Zat Besi Riset terbaru mengenai manfaat bawang putih yaitu mampu meningkatkan metabolisme zat besi dalam tubuh manusia. Zat besi yang tersimpan di dalam sel tubuh selanjutnya akan dipindahkan keluar sel, lalu kembali lagi ke dalam sirkulasi tubuh yang sudah tentu akan membutuhkan protein. Protein tersebut dinamakan ferroportin.






Garam adalah bahan/bumbu masakan yang ditemukan hampir di semua peradaban. Diperkirakan awal munculnya adalah sejak jaman neolitikum. Reay Tannahill dalam bukunya Food in History menyebutkan bahwa produksi garam sudah dilakukan manusia pada jaman neolitikum yaitu fase atau tingkat kebudayaan pada zaman prasejarah yang mempunyai ciri-ciri berupa unsur kebudayaan, seperti peralatan dari batu yang diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar. Tapi penggunaan 'rasa asin' pada makanan sudah dilakukan manusia seribu abad sebelum manusia memproduksinya pada jaman neolitikum tersebut. Sebelum ditemukan cara memproduksi garam, manusia memberikan rasa asin pada makanannya dengan cara diantaranya dengan menggunakan air laut, akan tetapi rasa tersebut akan segera hilang saat selesai dimasak (dibakar).
Garam mulai diproduksi secara masal diperkirakan dilakukan pada milenium pertama sebelum Masehi, di mana pada saat itu sudah berdiri pemerintahan Administratif di China, Dinasti Ptolemy di Mesir dan Dinasti Sekulus di Persia.

Kandungan 

Dari Segi Kesehatan 



Natrium adalah salah satu primer elektrolit di dalam badan. Ketiga-tiga elektrolit (natrium, kalium dan kalsium) terdapat di dalam garam yang belum disaring, seperti yang lain yang juga penting untuk badan untuk menjalankan proses pada kadar yang optimum. Terlalu banyak garam atau terlalu kurang boleh menyebabkan gangguan elektrolit yang membawa bahaya malah boleh menyebabkan masalah neurologi yang boleh membawa maut.
Satu kajian membuktikan bahawa lelaki yang mengalami hipertensi dan kadar natrium urea yang rendah berkait dengan kadar risiko mendapat sakit jantung lebih tinggi. 

Minuman kesehatan.

produk minuman kesehatan terutama dirancang sebagai produk minuman untuk mengembalikan kesegaran tubuh dan mengganti mineral-mineral yang keluar bersama keringat dari tubuh selama proses metabolisme atau aktivitas olah raga yang berat. umumnya produk-produk minuman kesehatan selain mengandung pemanis dan zat aktif, juga mengandung mineral-mineral dalam bentuk ion seperti ion natrium (na+), kalium (k+), magnesium (mg++), kalsium (ca++), karbonat - bikarbonat (co3 2- dan hco3 2-), dan klorida (cl-). 



Garam mandi.

dalam buku harry's cosmeticology, garam mandi didefinisikan sebagai bahan aditif (tambahan) untuk keperluan mandi yang terdiri dari campuran garam nacl dengan bahan kimia anorganik lain yang mudah larut, kemudian diberi bahan pewangi (essentials oil), pewarna, dan mungkin juga senyawa enzim. 


Garam konsumsi.


garam dapur merupakan media yang telah lama digunakan untuk pemberantasan gangguan akibat kekurangan iodium (gaki), yaitu dengan proses fortifikasi (penambahan) garam menggunakan garam iodida atau iodat seperti kio3, ki, nai, dan lainnya. pemilihan garam sebagai media iodisasi didasarkan data, garam merupakan bumbu dapur yang pasti digunakan di rumah tangga, serta banyak digunakan untuk bahan tambahan dalam industri pangan, sehingga diharapkan keberhasilan program gaki akan tinggi. 

Cairan infus

cairan infus nacl adalah campuran aquabidest dan garam grade farmasetis yang berguna untuk memasok nutrisi dan mineral bagi pasen yang dirawat di rumah sakit.
zat mineral di kandungan garam

Biasanya zat garam mineral terdapat pada minuman yang kita minum dan juga pada makanan yang kita makan. Beberapa kegunaan dan fungsi dari garam mineral :

1. Yodium / Iodium / I

Zat mineral yodium biasanya terdapat pada garam dapur yang tersedia bebas di pasaran, namun tidak semua jenis dan merk garam dapur mengandung yodium. Yodium berperan penting untuk membantu perkembangan kecerdasan atau kepandaian pada anak. Yodium juga dapat membatu mencegah penyakit gondok, gondong atau gondongan. Yodium berfungsi untuk membentuk zat tirosin yang terbentuk pada kelenjar tiroid. 

2. Phospor / Fosfor / P

Fosfor berfungsi untuk pembentukan tulang dan membentuk gigi. 

3. Cobalt / Kobal / Kobalt / Co

Cobalt memiliki fungsi untuk membentuk pembuluh darah serta pembangun B. 

4. Chlor / Klor / Cl

Chlor digunakan tubuh kita untuk membentuk HCl atau asam klorida pada lambung. HCl memiliki kegunaan membunuh kuman bibit penyakit dalam lambung dan juga mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. 

5. Magnesium / Mg

Fungsi atau kegunaan dari magnesium adalah sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin. 

6. Mangaan / Mangan / Mn

Mangaan berfungsi untuk mengatur pertumbuhan tubuh kita dan sistem reproduksi. 

7. Tembaga / Cuprum / Cu

Tembaga pada tubuh manusia berguna sebagai pembentuk hemo globin pada sel darah merah. 

8. Kalsium / Calcium / Ca

Kalsium atau disebut juga zat kapur adalah zat mineral yang mempunyai fungsi dalam membentuk tulang dan gigi serta memiliki peran dalam vitalitas otot pada tubuh. 

9. Kalium / K

Kalium kita butuhkan sebagai pembentuk aktivitas otot jantung. 

10. Zincum / Zinc / Seng / Zn

Seng oleh tubuh manusia dibutuhkan untuk membentuk enzim dan hormon penting. Selain itu zinc juga berfungsi sebagai pemelihara beberapa jenis enzim, hormon dan aktifitas indera pengecap atau lidah kita. 

11. Sulfur atau Belerang

Zat ini memiliki andil dalam membentuk protenin di dalam tubuh. 

12. Natrium / Na

Natrium adalah zat mineral yang kita andalkan sebagai pembentuk faram di dalam tubuh dan sebagai penghantar impuls dalam serabut syaraf dan tekanan osmosis pada sel yang menjaga keseimbangan cairan sel dengan cairan yang ada di sekitarnya. 

13. Flour / F

Flour berperan untuk pembentuk lapisan email gigi yang melindungi dari segala macam gangguan pada gigi. 
TANPA garam masakan terasa hambar. Namun, hati-hati. Kenikmatan makanan dengan garam juga bisa menimbulkan beragam penyakit.
"Kadar garam yang berlebihan di dalam tubuh akan dikeluarkan, hal ini juga mengakibatkan kalsium turut keluar. Jika terus berlangsung akan menyebabkan osteopeni, yaitu kepadatan tulang berkurang," kata Asti seraya menambahkan kandungan garam normal di dalam tubuh sebesar 500 gram. Kondisi ini jika berlangsung terus-menerus akan menyebabkan osteoporosis.






Pada zaman dahulu, susu telah dipakai sebagai bahan pokok pangan manusia. Manusia mengambil susu dari hewan yang memiliki kelenjar susu, seperti sapi, kuda dan domba. Sapi dan domba mulai dijinakkan sejak 8000 SM untuk diambil daging, bulu dan susunya Di Timur Tengah, susu bahkan terfermentasi menjadi keju oleh para pengembara gurun di sana. Diperkirakan susu mulai masuk ke dataran eropa pada abad 5000 SM melewati daerah Anatolia.Sementara, susu mulai masuk ke inggris pada periode neolitik.
Penggunaan keju dan susu dari Timur Tengah lewat turki mulai dikenal oleh bangsa Eropa pada zaman Pertengahan. Kemudian, pada abad ke-15, para pelaut mulai membawa sapi perah untuk dipelihara dan diternakkan di dataran Eropa untuk konsumsi susu. Susu sapi sendiri baru dikenal oleh bangsa indonesia lewat penjajahan Hindia Belanda pada abad ke 18.

Sumber Susu

Susu tidak hanya dari sapi, tapi juga dari beberapa hewan mamalia lainnya. Diantaranya:
Di Rusia dan daerah Laplandia, sejenis peternakan rusa perah dibuat untuk logistik susu di beberapa daerah di lingkar kutub utara. Susu kuda dan keledai mengandungi lemak sekitar 50% lebih rendah dari susu sapi. Susu paus mengandung kandungan lemak terbesar, yaitu 50% dari kadar susu tersebut. Namun, susu paus tidak dikonsumsi oleh manusia.
Susu (dalam kondisi mentah/sebelum di olah) terdiri dari beberapa jenis sebagai berikut : (Sudarwanto dan Lukman, 1993)
1. Susu kolostrum,
Susu yang dihasilkan langsung oleh sapi setelah melahirkan dan memiliki lama produksi sekitar 5 – 8 hari. Susu kolostrum ini memiliki karakteristik yaitu: kadar globulin dan mineral yang tinggi dan kadar laktosa rendah dan memiliki rasa pahit dan asin.
2. Susu kandang,
Yaitu susu yang berasal dari sapi – sapi produktif dari suatu peternakan dan biasanya sudah melalui proses penyaringan (filtrasi).
3. Susu Koperasi,
Susu yang berasal dari peternak anggota koperasi dan telah melalui proses penyaringan yang lebih baik, pengukuran kadar lemak, uji berat jenis (BJ) dan uji alkohol. Adapun tujuan dari pemeriksaan susu pada koperasi adalah untuk menentukan kualitas susu dan harga susu yang dibayarkan kepada peternak anggota koperasi dan disimpan pada suhu 4 – 60C sebelum ditransportasi.
4. Susu Perusahaan,
Susu yang dihasilkan oleh suatu perusahaan peternakan sapi perah dengan syarat – syarat tertentu. Susu perusahaan ini dihasilkan dari suatu peternakan yang besarnya relatif sedang dan berasal dari bangsa sapi yang sama, dengan periode laktasi yang tidak jauh berbeda dan diberi pakan yang sama.
5. Susu Konsumsi,
Susu mentah yang dapat langsung dikonsumsi. Susu ini biasanya diproduksi oleh suatu perusahaan khusus dan langsung dijual ke konsumen, namun jenis susu semacam ini tidak lazim di Indonesia. Disebut susu konsumai jika suhu tidak melebihi 60C pada saat peternak mengirimkan susu ke perusahaan; jumlah mikroba tidak melebihi 80.000 per ml; jumlah koliform per 0,1 ml sama dengan nol; kadar lemak susu minimal 3,5%; tidak ada bau, rasa dan konsistensi yang menyimpang.

Kandungan
Kandungan Susu Sapi Per 100 Gram
  • kalori 61 Kkal
  • protein 3,2 gram
  • lemak 3,5 gram
  • karbohidrat 4,3 gram
  • kalium 1.200 mg
  • kalsium 143 mg
  • fosfor 694 mg
  • besi 1,7 mg
  • vitamin B1 0,03 mg
  • vitamin C sebanyak 1 mg.
 Manfaat Susu Untuk Kesehatan
  • Susu dapat membuat tulang menjadi kuat sehingga dapat mencegah osteoporosis, juga berfungsi dalam pertumbuhan tulang sehingga dapat cepat tinggi pada masa pertumbuhan anak.
  • Dapat menetralisir racun seperti timah atau logam yang masuk kedalam tubuh kita melalui makanan atau minuman.
  • Mencegah terjadinya penyakit darah tinggi, karena dapat menggerakkan dinding pembuluh darah sehingga tetap stabil.
  • Dalam dunia kecantikan, susu digunakan untuk mempercantik kulit agar terlihat lebih putih, mulus dan halus.
  • Menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah.
  • Mencegah terjadinya kanker usus.
  • Dapat membuat tidur lebih nyenyak. 


https://permathic.blogspot.co.id/2012/05/manfaat-dan-kandungan-susu-bagi.html
https://evialfadhl.wordpress.com/2010/11/13/sejarah-susu/
http://beraneh.blogspot.co.id/2011/10/sejarah-garam-dan-manfaat-garam.html
https://mediskus.com/herbal/manfaat-bawang-putih-bagi-kesehatan
http://tips-ukm.com/sejarah-dan-manfaat-budidaya-bawang-putih/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar