Rabu, 01 November 2017

ingridient

  KACANG PANJANG
Salah satu jenis sayuran yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia maupun dunia salah satunya kacang panjang. Masyarakat dunia menyebutkan dengan nama Yardlong Beans/Cow Peas. Plasma nutfa tanaman kacang panjang berasal dari India dan Cina. Adapun yang menduga bersal dari kawasan benua Afrika. Plasma nutfa kacang panjang (Vigna sinensis) diketemuakan tumbuh liar di daerah Himalaya India. Oleh karena itu, tanamn kacang panjang tipe merambat berasal dari daerah tropis dan Afrika, Abbisinia Ethiopia.
      Klasifikasi kacang Panjang :
·         Kingdom         : Plantae         
·         Subkingdom    : Tracheobionta          
·         Seper Divisi     : Spermatopytha
·         Divisi               : Magnoliophytha
·         Kelas               : Magnoliopsida
·         Sub kelas         : Rosidae
·         Ordo                : Fabales
·         Famili              : Fabaceae
·         Genus              : Vigna
·         Spesies             : Vigna sinensis
                              Kacang panjang merupakan salah satu tanaman sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral. Fungsinya sebagi pengatur metabolisme tubuh, meningkatkan kecerdasan dan ketahanan tubuh serta memperlancar proses pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi. Kacang panjang dapat di bedakan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok merambat  dan tidak merambat. Kelompok kacang panjang yang banyak dibudidayakan adalah kelompok yang merambat, cirinya tnaman membelit pada ajir dan buahnya panjang ± 3,5-40 cm berwarna hijau atau putih kehijauan.

KANDUNGAN

1. Sumber Protein
Dalam 100 gram kacang panjang yang direbus, terkandung 8,3 gram protein yg terkandung di dalamnya. Protein dalam kacang panjang termasuk protein nabati dan baik untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.
2. Kaya Vitamin B Kompleks
Vitamin ini memiliki fungsi yang penting bagi tubuh. Diantaranya, sangat membantu fungsi syaraf. Di dalam tiap 100 gram kacang panjang rebus, terdapat 146mcg asam folat (37% kebutuhan tubuh), 0,1mg vitamin B6 (5% kebutuhan tubuh), 0,1mg riboflavin (4% kebutuhan tubuh), 0,4 msg asam pantotenat (4% kebutuhan tubuh), serta 0,6mg niacin (3% kebutuhan tubuh)
3. Mengandung Mineral
Mineral yang terkandung di dalam kacang panjang cukup banyak. Diantaranya ada magnesium (Penting untuk kesehatan tulang gigi), fosfor (berperan dalam produksi energi), zat besi (Komponen penting dalam pembentukan sel darah merah), tembaga (untuk kesehatan kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh), kalium (penting bagi syaraf dan otot anak), serta kalsium (sangat penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat dan kuat).
4. Kaya akan serat
Dalam 100 gram kacang panjang, terkandung di dalamnya serat/memenuhi 15% kebutuhan serat harian pada tubuhl. Serat kacang panjang ini juga jenis serat yang dapat larut sehingga bisa membantu menjaga kadar gula darah dan metabolisme lemak dalam tubuh.

MANFAAT
1. Menjaga Kesehatan Kulit
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mendapat asupan vitamin C yang cukup dapat mengurangi atau memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput. Vitamin C ini sangat penting untuk kulit, ligamen, pembuluh darah, dan tendon. Yang membuatnya dapat mempercepat proses penyembuhan (1).
2. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Asam Urat
Karena kaya akan vitamin C, kacang panjang juga dapat menurunkan risiko penyakit asam urat yang menyebabkan rasa sakit. Hal ini disebabkan karena adanya asam urat yang tinggi yang membentuk kristal pada persendian. Pada kasus ini, bagi orang-orang yang mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dapat membantu dalam mengurangi risiko terkena penyakit asam urat (1).
3. Membersihkan Radikal Bebas dalam Tubuh
Vitamin C yang terkandung dalam kacang panjang juga dapat berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas, polutan, dan bahan kimia beracun lainnya. Dimana radikal bebas dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan seperti penyakit jantung, kanker, dan artritis (1).
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Kacang panjang mengandung folat dapat membantu menurunkan homosistein, yaitu asam amino yang mengandung sulfur, yang dapat menyebabkan kemungkinan terjadi serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu dengan mendapat asupan folat yang cukup dapat membantu Anda dalam mengurangi kemungkinan terserang penyakit kardiovaskular (1).
5. Meningkatkan Kualitas Tidur
Kekurangan magnesium merupakan salah satu penyebab gangguan tidur seperti cemas dan gelisah. Magnesium yang juga terkandung dalam kacang panjang sangat penting untuk fungsi asam gamma aminobutirat yang dapat membantu menenangkan otak dan meningkatkan relaksasi. Dengan begitu kacang panjang dapat membantu mengatasi gangguan tidur yang Anda alami secara efektif (1).
6. Baik untuk Ibu Hamil
Selama kehamilan, makanan yang kaya akan folat dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya cacat lahir pada bayi. Hal ini dikarenakan folat sangat penting untuk membentuk DNA dan pertumbuhan sel janin yang tepat, sehingga dapat menunjang kehamilan yang sehat.
7. Menjaga Kesehatan Mata
 
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tiamin yang terkandung dalam kacang panjang juga dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mencegah masalah yang terkait dengan kesehatan mata seperti katarak dan glaukoma.
8. Membantu Menurunkan Kolesterol Jahat
Kacang panjang mengandung sejumlah besar serat larut dan serat tidak larut. Makanan yang kaya serat juga terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dengan menurunkan reabsorpsi asam empedu pengikat kolesterol di usus besar.


SEJARAH JAMUR
Dalam pertengahan tahun 1700 rumphius ahli botani, dalam bukunya "het amboinsch kruidboek"(buku rempah-rempah dari ambon )telah menemukan adanya jenis jamur yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obat tradisional. Di tahun 1880-an jenis jamur di indonesia yang bisa dimakan, dengan judul "de indische zwammen "(jamur - jamur indonesia.
Jamur telah dinikmati dari beribu ribu tahun lamanya,di indonesia sendiri sebelum kita menikmati kemerdekaan, ternyata bangsa belanda telah menaruh perhatian terhahadap jamur. maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa rakyat indonesia lama sebelum kerajaan ajisoko berdiri sudah mengenal jamur yang sudah bisa di makan yang dapat di pakai sebagai obat dan yang beracun 
Secara garis beras, jamur di bagi menjadi 2 yaitu ada jamur yang bisa di komsumsi dan jamur yang tidak bisa dikomsumsi (jamur beracun . jamur komsumsi (edible mushroom) adalah jamur yang bisa dimakan oleh masyarakat secara luas tanpa harus keracunan. pada awalnya, pemenuhan untuk kebetuhan jamur konsumsi ini banyak mengandalkan kemurahan alam, karena itulah jamur yang di dapatkan dalam kondisi yang terbatas dan hanya pada musim tertentu saja bisa di dapatkan aplagi di musim hujan, padahal kebetuhan jamur sangat tinggi. masyarakat pada umumnya sudah mengenal jamur dan khasiatnya yang dapat apabila memakan jamur.

Ciri-Ciri Jamur
Kata jamur atau fungi mungkin akan selalu kita maknai sebagai cendawan, yaitu organisme yang pendek, seperti serbuk atau spons, tubuhnya berwarna-warni, dan tumbuh di atas tanah seperti tumbuhan. Meskipun cendawan adalah organisme yang umum kita sebut sebagai jamur (jamur yang sebenarnya), dan sebagian besar jamur tersebut terlihat hidup di atas tanah, tetapi kata fungi memiliki makna yang lebih luas. fungsi atau jamur didefinisikan sebagai kelompok organism eukariotik, tidak berpindah tempat (nonmotile), bersifat uniselular atau multiselular, memiliki dinding sel dari glukan, mannan, dan kitin, tidak berklorofi l, memperoleh nutrien dengan menyerap senyawa organik, serta berkembang biak secara seksual dan aseksual.
Di alam ada sekitar 100.000 jenis jamur yang sudah dikenal dan lebih dari 1.000 jenis baru yang berhasil dideskripsikan oleh para ahli setiap tahunnya. Bahkan mungkin masih ada sekitar 200.000 jenis lain yang sampai saat ini belum ditemukan atau dideskripsikan. Sementara itu, kegiatan manusia dalam mengeksploitasi alam berpeluang mengancam keberlangsungan hidup organisme tersebut. Perusakan hutan hujan tropis yang hampir terjadi setiap hari atau perusakan habitat jamur yang lain tidak diragukan lagi berpotensi membawa jenis- jenis organisme berspora tersebut kepada kepunahan, bahkan sebelum mereka sempat ditemukan dan dipelajari oleh para ahli.
Jamur atau fungi memiliki beberapa sifat umum, yaitu hidup di tempat-tempat yang lembab, sedikit asam, dan tidak begitu memerlukan cahaya matahari. Jamur tidak berfotosintesis, sehingga hidupnya bersifat heterotrof. Jamur hidup dari senyawa-senyawa organik yang diabsorbsi dari organisme lain.
Jamur yang prinsip nutrisinya adalah heterotrof menyebabkannya memiliki kemampuan hidup sebagai pemakan sampah (saprofi t) maupun sebagai penumpang yang mencuri makanan dari inangnya (parasit). Jamur saprofit adalah jamur yang makanannya berupa senyawa organik yang telah diuraikan. Jamur ini memiliki enzim-enzim tertentu yang dapat merombak senyawa-senyawa organik. Biasanya jamur ini hidup dibagian organisme yang telah mati, misalnya pada serasah atau batang kayu yang telah lapuk.
Jamur parasit adalah jamur yang menyerap makanan dari organisme yang ditumpanginya. Sifat parasit ini masih dapat dibedakan lagi menjadi parasit obligat dan parasit fakultatif.
Jamur parasit obligat adalah jamur yang hanya bisa hidup sebagai parasit. Bila ia berada di luar inangnya, maka ia akan mati. Contohnya adalah Pneumonia carinii (parasit pada paru-paru penderita AIDS), Epidermophyton fl oocosum (penyebab penyakit kaki atlet), dan Ustilago maydis (jamur parasit pada tanaman jagung). Sedangkan jamur parasit fakultatif adalah jamur yang di samping hidup parasit, ia juga bisa hidup sebagai saprofi t. Jamur tersebut akan bersifat parasit ketika mendapatkan hospes. Jamur memiliki kemampuan hidup yang sangat mengesankan. Jamur juga dapat hidup pada suhu sekitar 22oC – 30oC. Bahkan ada beberapa jenis jamur yang dapat tumbuh dengan subur pada temperatur sekitar -5oC. Jamur juga dapat hidup pada tempat yang mengan dung gula atau garam. Dan sifat umum lainnya adalah jamur mampu memanfaatkan berbagai bahan makanan untuk memenuhi keperluan hidupnya, tetapi tidak dapat menggunakan senyawa karbon anorganik, seperti halnya bakteri.

      Struktur Tubuh Jamur
Dilihat dari struktur tubuhnya, jamur memiliki ciri-ciri yang berguna untuk mengenal apakah suatu organisme merupakan jamur atau bukan. Organisme yang termasuk jamur bisa terdiri atas satu sel maupun terdiri atas banyak sel. Jamur yang bersel tunggal (uniseluler), misalnya adalah ragi (Saccharomyces cerevisiae). Sedangkan jamur yang tubuhnya bersel banyak (multiseluler) bisa berupa jamur mikroskopis maupun jamur makroskopis. Jamur mikroskopis adalah jamur yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop, karena memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil. Contoh jamur mikroskopis multiseluler adalah Aspergillus sp. dan Penicillium sp. Jamur multiseluler juga ada yang bersifat makroskopis, mudah diamati dengan mata telanjang, yang berukuran besar. Contoh jamur makroskopis adalah jamur merang (Volvariella valvacea) dan jamur kuping (Auricularia polytricha).
Jamur merupakan organisme eukariotik (eu: sejati dan cariyon: inti), yaitu organisme yang inti selnya memiliki selaput inti atau karioteka yang lengkap. Di dalam sel jamur terdapat sitoplasma dan nucleus yang kecil. Jamur memiliki bentuk tubuh bervariasi, ada yang bulat, bulat telur, maupun memanjang. Pada jamur bersel banyak (multiseluler) banyak terdapat deretan sel yang membentuk benang, disebut hifa. Pada jamur yang sifat hidupnya parasit, hifa mengalami modifi kasi, disebut haustoria. Haustoria merupakan organ untuk menyerap makanan dari substrat tempat hidup jamur, dan organ ini memiliki kemampuan untuk menembus jaringan substrat.
Beberapa jaringan hifa akan membentuk miselium. Miselium merupakan tempat pembentukan spora dan juga sebagai alat reproduksi serta alat untuk mendapatkan makanan. Hifa juga bisa membentuk struktur yang disebut badan buah.  Badan buah merupakan kumpulan hifa yang muncul dari dalam tanah atau kayu yang lapuk. Badan buah dijumpai pada kelompok jamur tertentu.
Berdasarkan ada tidaknya sekat atau septa dikenal adanya hifa aseptat, hifa septat uninukleus, dan hifa septat multinukleus. Beberapa jenis jamur memiliki hifa yang tidak bersekat. Didalam hifa tersebut terdapat banyak intisel (multinukleus) yang menyebar didalam sito- plasmanya. Bentuk hifa yang demikian disebut soenositik.. Hifa jamur bercabang-cabang membentuk miselium. Kita mengenal ada 2 macam miselium, yaitu miselium vegetatif (berfungsi sebagai alat penyerap makanan) dan miselium generatif (berfungsi sebagai alat reproduksi).

MANFAAT

1. Menurunkan kolesterol darah.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
3. Mengatasi gangguan pencernaan dan hati.
4. Kaya vitamin dan mineral serta protein.
5. Melancarkan peredaran darah.
6. Menghambat virus HIV-AIDS.

KANDUNGAN
Lemak 0,1 g 0%
Lemak jenuh 0 g 0%
lemak tak jenuh ganda 0,1 g
lemak tak jenuh tunggal 0 g
kolestrol 0 mg 0%
sodium 1 mg 0%
kalium 143 mg 4%
karbohidrat 4,9 g 1%
serat 1,9 g 7%
gula 1,4 g
protein 1,4 g
vitamin A 0% Vitamin C0%
vitamin B - 6 0%
Vitamin B -12 %
kalsium 0%
besi 1%
magnesium 1%

Jenis jamur

1. Jamur putih untuk menurunkan berat badan dan pencegahan kanker prostat

Kategori ini termasuk jamur kancing, cremini dan Portobello. Jamur putih memiliki karbohidrat yang mempercepat metabolisme dan menjaga kadar gula darah. Metabolisme yang cepat membuat tubuh membakar lebih banyak lemak. Mengonsumsi jamur putih tiga ons per hari selama empat sampai enam minggu dapat menurunkan berat badan. Jamur ini juga kaya akan selenium yang tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga memiliki efek positif pada kanker prostat.

2. Shiitake bisa melawan tumor

Jamur beraroma khas ini mengandung lentinan yang merupakan senyawa anti-tumor alami. Jamur ini telah dikembangkan oleh Jepang menjadi pengobatan anti-kanker yang cukup menguntungkan. Pada gilirannya, jenis jamur juga menjadi sumber Vitamin D. Konsumsi empat sampai lima ons per hari sangat dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh Anda.

3. Reishi sebagai obat anti-kanker

Jamur yang terlihat seperti bunga coklat dan putih besar ini terbuat dari kayu yang memiliki sifat-sifat berikut: anti-kanker, anti-oksidan, anti-bakteri, anti-virus dan anti-jamur. Selain itu, jamur reishi mengandung asam gandodermic yang membantu mengurangi kolesterol yang pada akhirnya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Makan jamur reishi beberapa ons per hari dapat membantu Anda mengurangi kolesterol dan risiko darah tinggi.

4. Maitake bisa melawan kanker payudara

Setengah cangkir jamur maitake per hari mampu membersihkan sistem tubuh dan menemukan sel-sel abnormal yang kemudian membuat mereka rusak dengan sendiri. Jamur ini juga dapat memicu tubuh untuk melepaskan sel-sel pembunuh sistem kekebalan tubuh.

5. Tiram untuk HIV

Jamur tiram sedang diteliti sebagai pertahanan terhadap kemungkinan HIV. Karena tinggi akan senyawa anti-oksidan, jamur ini dapat menjadi obat anti-kanker.

6. Chanterelle

Terlihat seperti terompet mini, jamur ini sering dikaitkan dengan sifat anti-mikroba, bakteri dan jamur. Jamur ini juga kaya akan vitamin C, D, dan potasium.

7. Porcini untuk anti-radang

Jamur gendut mirip Portabello ini telah digunakan sebagai obat anti-inflamasi. Porcini berisi senyawa ergosterol yang mampu melakukan sitotoksisitas yang merupakan proses menyerang sel musuh.

8. Shimeji dapat mengobati asma dan tumor

Jamur ini mudah ditemukan dalam makanan Asia atau sebagai hiasan. Shimeji mengandung beta-glukan yang menurut National Cancer Institute of Japan, senyawa ini adalah obat untuk memperlambat dan menghancurkan tumor yang tumbuh di tubuh. Jamur shimeji juga dapat mengobati diabetes, asma dan alergi tertentu dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan penyembuhannya.


PAPRIKA
Manfaat Sayuran | Cara Mencegah



Seluruh jenis cabai dari genus paprika mengandung banyak gizi. Paprika mengandung vitamin C dan vitamin A dalam jumlah tinggi, dan yang terbaik adalah ketika masih segar. Paprika yang berwarna merah lebih banyak mengandung Capsaicin, daripada ketika dipanen saat masih berwarna oranye dan kuning. Senyawa bioaktif yang bermanfaat lainnya dari paprika adalah flavanoid, alkaloid dan tanin. Dengan demikian paprika memiliki potensi manfaat yang bagus bagi kesehatan jika dikonsumsi. Alkaloid dikenal sebagai senyawa  anti inflamasi, analgesik, dan mungkin juga antioksidan. Baca juga: Kandungan dan manfaat Cabe bagi kesehatan Manfaat Parika bagi kesehatan : Sifat antiinflamasi : Fitokimia dari paprika menunjukkan hasil respon anti inflamasi, dan terbukti mengurangi nyeri neurogenik perifer seperti yang terkait dengan penyakit Chrohn. Contoh lain dari peradangan neurogenik perifer adalah nyeri pada kulit. Balsem paprika sering digunakan secara topikal ke kulit, dan akan menghasilkan efek rasa panas. Hal ini disebabkan oleh respon inflamasi dari ujung saraf perifer, penggunaan biasa bisa mematikan ujung saraf sensorik dan meringankan rasa sakit. Beberapa ahli mengatakan bahwa efek anti inflamasi capsicum juga bisa membantu untuk mengurangi rasa sakit yang terkait dengan arthritis. Balsem cabe yang panas bisa menjadi pilihan untuk mengobati penyakit akibat radang arthritis dan lainnya. Memproduksi Lendir : Paprika juga mengandung tanin, yaitu zat yang banyak dianggap bisa mengobati gangguan pencernaan yang menyebabkan oleh diare dan disentri. Capsaicin akan merangsang pembentukan lendir ketika dicerna dengan cara meningkatkan produksi mucus. Peningkatan lendir pada lambung dan sifat anti inflamasi dari capsaicin bisa memberikan efek yang baik dalam pengobatan penyakit ulkus peptikum. Contoh keandalan capsaicin dalam memproduksi lendir bisa dilihat dari hidung ketika makan banyak paprika. Lihat juga :   Khasiat Manfaat Lada Hitam Sifat kemopreventif : Efek bioaktif tanin yang terkandung dalam molekul capsicum adalah pencegahan dan pengobatan kanker. Capsaicin dalam paprika telah menunjukkan memiliki efek menghambat yang baik  pada berbagai jenis kanker ganas. Senyawa antitumor ini paling baik untuk mengobati kanker paru dan hati. Efek anti oksidatif capsicum juga menunjukkan kemungkinan untuk pengobatan jenis kanker jenis lain. Efek anti kanker dari capsaicin ditentukan oleh kemampuan bioaktif kimia nabati ini, yang akan menghambat pertumbuhan sel kanker, dan juga menghacurkan struktur sel yang sudah rusak dalam tubuh manusia. Kardiovaskular : Studi yang meneliti flavonoid menyarankan bahwa senyawa ini bermanfaat untuk mencegah jantung koroner. Paprika memiliki sifat panas dan vasodilative. Efek dari sifat vasodilative capsaicin dalam paprika adalah bisa meningkatkan hipotensi dan penurunan denyut jantung. Vasodilatasi memungkinkan untuk meningkatkan aliran darah, sehingga oksigenasi keseluruh jaringan organ tubuh menjadi lebih baik. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh tachynikins, yaitu bahan bioaktif yang dikenal terdapat pada capsaicin paprika. Sifat antioksidan : Banyak senyawa bioaktif adalam capsicum yang memberikan sifat antioksidan.  Peningkatan vasodilatasi juga akan memungkinkan bagi antioksidan untuk bisa beredar dengan baik. Hal ini memungkinkan bagi capsicum untuk memberikan efek yang menguntungkan dalam memperbaiki jaringan protein dan bahkan mungkin DNA. Selain itu, jaringan tubuh yang sehat juga akan menerima perlindungan efek antioksidan dari paprika. Hipoglikemik : Dengan prevalensi diabetes di seluruh dunia, pertimbangan paprika atau cabai sebagai obat hipoglikemik telah menimbulkan banyak penelitian. Beberapa studi telah menunjukkan (dan meskipun belum menyimpulkan), bahwa capsaicin dapat merangsang produksi insulin yang menyebabkan glukosa lebih rendah. Hal ini akan menentukan kemungkinan manfaat capsicum untuk mencegah timbulnya diabetes tipe II. Potensi manfaat hipoglikemik yang paling tinggi ketika paprika masih hijau. Lihat juga :   Khasiat Kunyit Untuk Menurunkan Asam Lambung Tinggi Imunologi : Paprika mengandung vitamin C yang dinilai mendukung fitokimia aktif. Vitamin C memiliki banyak manfaat menguntungkan, terutama untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan membantu memperbaiki jaringan otak yang rusak, mengurangi risiko stres oksidatif, asma, kanker dan meningkatkan kesehatan tulang. Psoriasis : Banyak uji klinis yang menunjukkan efektivitas Capsaicin untuk mengobati gejala psoriasis bila diterapkan secara topikal. Penggunaan secara topikal capsaicin menunjukkan efek bermanfaat untuk mengurangi nyeri dan peningkatan kualitas tidur. Neuropati pada diabetes : Sebuah penyakit yang sering menimbulkan jenis nyeri neurogenik adalah diabetes. Capsaicin terbukti memiliki efek yang menguntungkan pada nyeri neuropatik diabetes bila diterapkan secara topikal. Capsaicin bekerja menghilangkan ujung saraf pada permukaan kulit dan mengurangi rasa nyeri. Fibromilgia : Banyak uji klinis yang menunjukkan efektivitas capsaicin  untuk mengobati gejala fibromialgia bila diterapkan secara topikal. Kulit dan penuaan : Vitamin yang terdapat dalam capsaicin paprika dan cabe terbukti memiliki efek antioksidan pada jaringan sel, sehingga dapat memperbaiki kulit dan penuaan. Gejala menopause : Gejala yang terkait menopause juga bisa dikurangi dengan mengkonsumsi buah yang mengandung flavonoid seperti paprika atau cabai. Ringkasan : Studi telah menunjukkan bahwa capsaicin bermanfaat sebagai suplemen kesehatan sehari-hari. Paprika bisa dimakan sebagai bahan tambahan untuk makanan sehari-hari, dan akan memberikan perlindungan yang baik bagi kesehatan bila dimakan setiap hari. Senyawa bioaktif dalam paprika dan capsaicin bekerja bersama untuk meningkatkan aliran darah, mencegah kanker, analgesik, melindungi mukosa lambung, dan menyediakan nutrisi bermanfaat yang diperlukan. Kandungan Capsaicin dan vitamin dalam paprika lebih tinggi jika dikonsumsi dalam keadaan segar. Semua jenis cabai mengandung vitamin dan senyawa bioaktif yang bermanfaat, namun warna adalah yang menentukan konsentrasi vitamin dan fitokimia.

http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-paprika-merah-bagi-kesehatan-2156.html
Read more at tipcaramanfaat.com: Kandungan Gizi dan manfaat Jamur untuk kesehatan
Read more at tipcaramanfaat.com: Kandungan Gizi dan manfaat Jamur untuk kesehatan
http://aayhunna.blogspot.co.id/2014/10/makalah-kacang-panjang.html
https://zonasehatherbal.wordpress.com/2013/05/22/kandungan-dan-manfaat-kacang-panjang/
https://www.khasiatsehat.com/khasiat-dan-manfaat-kacang-panjang/
http://bigjamur.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-jamur.html
http://ketutardika.blogspot.co.id/2012/03/makalah-tentang-jamur.html
http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-gizi-dan-manfaat-jamur-untuk-kesehatan-499.html
https://www.merdeka.com/sehat/8-jenis-jamur-dan-khasiatnya-bagi-tubuh.html
http://jenisjamur.blogspot.co.id/2012/11/jamur-dan-manfaatnya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar